Beranda > Uncategorized > PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI

PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI


PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI

March 2016

Pengembangan Sistem Akuntansi senantiasa dievaluasi dan dilakukan perubahan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional sebuah perusahaan

PENGEMBANGAN SISTEM
Perkembangan Dunia binsis setiap harinya sarat dengan kemajuan disegala bidang, sehingga menuntut adanya sebuah perubaan diberbagai bidang.
Mulai dari perubahan perangkat lunak, perangkat keras sampai kepada pengembangan sumber manusia itu sendiri, artinya kemampuan dan kualitas serta kompetensi pegawainya haru di up grade.

Melihat dari kondisi yang ada sebuah perusahaan wajib memiliki suatu sistem yang handal, karena jika perusahaan tidak mempersiapkan pengembangan sistem maka perusahaan akan tertinggal jauh oleh kemajuan teknologi.

Begitu juga dengan Akuntansi di perushaan wajib memiliki perencanaan dan pengembangan untuk mensupport operasional sebuah perusahaan, hal ini untuk preventif atas segala perkembangan jaman dalam semua sektor.

Ada beberapa segi yang menjadi satu ikatan dalam sistem yang bertujuan membangun dan mengembangkan sebuah sistem, yaitu :

DAUR PENGEMBANGAN SISTEM
Pola perkembangan sistem akuntansi umumnya memiliki suatu pola yang lazim disebut daur pengembangan sisem. Daur pengembangan sistem (system development life cycle) adalah daur dari suatu pengembangan sistem informasi mulai dari konsep yang berwujud gagasan, proses pengembangannya, hingga implementasi dan pengoperasiannya.
Pada dasarnya daur ini bermula dari adanya keinginan manajer untuk melakukan perubahan sistem, karena sistem yang ada tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Manajer tersebut kemudian dapat menyampaikan persoalan tersebut pada manajemen yang lebih tinggi untuk membuat usulan perubahan sistem dan menyampaikannya ke semacam komisi pengawas (steering committee). Komisi pengawas tersebut kemudian memutuskan untuk menunjuk suatu tim.
Upaya peningkatan kempauan sistem dapat dilakukan oleh tim atau pihak manajemen manapun dalam perusahaan, tetapi jika pihak internal tidak memungkinkan maka perusahaan dapat menggunakan akuntan publik untuk menangani pengembangan sistem tersebut.
Daur pengembangan sistem terdiri dari beberapa tahap yaitu:
1. Perencanaan Sistem
Pengembangan isistem idealnya dilaksanakan dalam kerangaka renca induk sistem, yang mengkoordinasi proyek-proyek pengembangan sistem dalam rencana strategis perusahaan. Perusahaan yang maju pada umumnya menyusun rencana strategisnya dengan memperhitungkan kebutuhan sistem, sehingga sasaran strategis baik dalam bidang pemasaran, produksi, pengembangan produk baru, atau pembukaan bisnis baru, semuanya harus didukung oleh sistem informasi yang andal.
2. Survey, Survey adalah proses pemetaan kondisi terakhir pada sebuah obyek tertentu, pada tahap awal ini akan menangkap sistem yang sedang berlangsung dan melihat sejauhmana kelebiahan dan kelemahannya.
Pada tahap awal ini, akan dilakan beberapa tahap:
1. Survey pendahuluan
2. Pelaksanaan survey
3. Evaluasi
4. Laporan survey
3. Analisis Sistem
Analisis sistem adalah proses untuk menguji sistem informasi yang ada berikut dengan lingkungannya dengan tujuan untuk memperoleh petunjuk mengenai berbagai kemungkinan perbaikan untuk meningkatkan kemampuan sistem itu sendiri.
Sebab-sebab diperlukannya analisis sistem yaitu:
a. sistem yang ada sudah tidak memadai kebutuhan
b. diperlukannya informasi yang baru, karena adanya perubahan peraturan atau perubahan tingkat persaingan maka diperlukan informasi yang baru.
c. Munculnya teknologi baru
Analisis sistem dilakukan dalam dua tahap yaitu:
a. Analisis pendahuluan (existing system) adalah analisis terhadap sistem yang ada dengan tujuan untuk menentukan ruang lingkup, keunggulan,dan kelemahan yang terdapat dalam sistem itu tersebut. Pada tahap ini dilakukan survei sistem dan penelitian pendahuluan.
b. Analisis mendalam (feasibility study) merupakan analisis yang dilakukan untuk menyusun studi kelayakan. Jika dari hasil studi itu diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan sistem dapat diterima (layak) maka informasi yang diperlukan oleh pengguna sistem dan manajer dapat dirumuskan dan ditetapkan.
4. Desain Sistem
Merupakan menerjemahkan saran-saran yang dihasilkan dari analisis sistem ke dalam bentuk yang dapat diimplementasikan.
Desain sistem dilakukan melalui dua tahap:
a. Desain dilakukan secara konseptual (desain pendahuluan).
Bertujuan untuk menentukan berbagai alternatif pemenuhan kebutuhan pengguna sistem. Pada tahap ini jika alternatif desain telah ditentukan, maka dirumuskan spesifikasi yang harus dipenuhi oleh oleh sistem agar kebutuhan pengguna sistem dapat dipenuhi. Tahap ini dianggap selesai jika telah disetujui oleh manajemen.
b. Menyusun desain fisik.
Pada tahap ini tim harus menerjemahkan kebutuhan-kebutuhan pengguna sistem yang tertuang dalam desain konseptual ke dalam rumusan terinci yang akan digunakan untuk menyusun dan menguji program komputer. Disini dilakukan desain input dan output dokumen, penentuan program komputer, pembuatan desain file, perancangan prosedur dan desain pengendalian intern sistem yang baru.
5. Implementasi Sistem.
Pada proses implementasi tim pelaksana dapat menambah tenaga programmer dan petugas administrasi dari departemen pengguna sistem.
Implementasi sistem dilakukan melalui tahap-tahap berikut:
Pengujian persetujuan (acceptance testing) yaitu proses pengujian secara bersama, untuk memastikan bahwa interface dan kompatibilitasnya benar-benar terjaga.
Pengujian sistem (system testing) yaitu pengujian program yang dilakukan bersama-sama dengan prosedur manual.
Konversi sistem, pemindahan semua data pada file sistem lama ke file dengan format sistem baru.

Dalam akhir banyak yang melupakan yaitiu tahap pemeliharaan sistem, yang bertujuan untuk mempertahankan kualiats dan eksistensi sistem yang baru dibangun.

Catatan :
Materi bisa Anda gabung dengan hard copy yang telah dibagikan
Ada tugas silahkan baca di forum
LITERATUR
MULYADI, SISTEM AKUNTANSI
WEBSITE: pengembangan sistem akuntansi

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: